Berdalih Untuk Bangun Masjid, Warga Desa Kedukbembem Mantup Diduga Tebang 20 Pohon Jati Milik Perhutani

Berdalih Untuk Bangun Masjid, Warga Desa Kedukbembem Mantup Diduga Tebang 20 Pohon Jati Milik Perhutani - Hallo sahabat News Beaking, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Berdalih Untuk Bangun Masjid, Warga Desa Kedukbembem Mantup Diduga Tebang 20 Pohon Jati Milik Perhutani, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Berdalih Untuk Bangun Masjid, Warga Desa Kedukbembem Mantup Diduga Tebang 20 Pohon Jati Milik Perhutani
link : Berdalih Untuk Bangun Masjid, Warga Desa Kedukbembem Mantup Diduga Tebang 20 Pohon Jati Milik Perhutani

Baca juga


Berdalih Untuk Bangun Masjid, Warga Desa Kedukbembem Mantup Diduga Tebang 20 Pohon Jati Milik Perhutani

LAMONGAN,(metropantura.com) - Pembalakan liar pohon jati masih kerap terjadi. Kali ini terjadi di kawasan hutan Kecamatan Mantup Lamongan, tepatnya di Desa Kedukbembem. Tak sedikit, setidaknya ada sebanyak 20 pohon jati yang telah hilang ditebang tanpa izin.

Dikatakan Paur Subbag Humas Polres Lamongan Ipda Raksan, SH, Penebangan pohon jati tersebut pertama kali diketahui oleh Endi Wahyudi (45) seorang petugas perhutani Babatan Mantup pada hari Selasa (25/10). Saat itu pelapor sedang melakukan patroli ke beberapa lokasi TKP Babatan.

"Saat itu pelapor melakukan pemeriksaan lokasi Petak 52 RPH Babatan yang akan ditanami tanaman Minyak Kayu Putih, setelah selesai melakukan pemeriksaan pelapor pulang, namun saat melintas di TPU dusun Banyuurip Desa Kedukbembem Mantup, pelapor melihat Pohon jati di tempat tersebut sudah habis ditebang," katanya, Rabu (2/11).

Melihat keadaan tersebut, pelapor kemudian melaporkan kejadian keadaan tersebut kepada Asper Perhutani Mantup dan Danru Polmob KPH Mojokerto. Seusai mendapatkan informasi tersebut, Asper Perhutani Mantup beserta anak buahnya mendatangi tempat kejadian untuk mengetahui kebenaranya.

"Dari situ, Asper Perhutani Mantup mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pohon jati yang sudah ditebang tersebut telah dicuri oleh masyarakat Dusun Banyuurip dengan alasan untuk membangun Masjid, " terang Raksan.

Selain itu, jelas Raksan, Asper Perhutani Mantup juga mendapatkan informasi bahwa pohon jati yang hilang tersebut telah digergajikan di salah satu Penggergajian di Kecamatan Mantup.

"Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan 16 dari 20 kayu sudah di Letterkan," bebernya.

Ditambahkan Raksan, Saat ini pihak kepolisian sudah melakukan pelidikan dan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus tersebut serta akan memanggil beberapa warga untuk dimintai keterangan.

Namun, saat itu Asper Perhutani Mantup sempat mendapatkan perlawanan dan pencegahan dari warga, akhirnya para petugas kembali untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan. Sehingga pihak perhutani langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lamongan.

"Ada 20 pohon jati yang ditebang dengan kerugian sekitar Rp. 316 juta," pungkasnya.

Penulis  : Nur Afifah / Moh Zainuddin
Editor  : M Arief Budiman


Demikianlah Artikel Berdalih Untuk Bangun Masjid, Warga Desa Kedukbembem Mantup Diduga Tebang 20 Pohon Jati Milik Perhutani

Sekianlah artikel Berdalih Untuk Bangun Masjid, Warga Desa Kedukbembem Mantup Diduga Tebang 20 Pohon Jati Milik Perhutani kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Berdalih Untuk Bangun Masjid, Warga Desa Kedukbembem Mantup Diduga Tebang 20 Pohon Jati Milik Perhutani dengan alamat link https://1001berita1001.blogspot.com/2016/11/berdalih-untuk-bangun-masjid-warga-desa.html

Subscribe to receive free email updates: