Judul : Laboratorium RSUD Waluyo Jati Terus Berbenah
link : Laboratorium RSUD Waluyo Jati Terus Berbenah
Laboratorium RSUD Waluyo Jati Terus Berbenah
Penulis : Dimas
Senin, 10 Oktober 2016
KRAKSAAN – Instalasi Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan terus berbenah dan melakukan sejumlah inovasi demi perbaikan pelayanan kepada masyarakat dan keakuratan hasil yang diberikan. Sehingga kondisi saat ini sudah jauh berbeda dari sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan, dr Izzuki Muhashonah. Menurutnya, perbedaan itu bisa dilihat dari jenis pemeriksaan yang semakin bertambah. Termasuk pelayanan CD4 untuk terapi pasien HIV/AIDS.
"Dulu penampung darah biasanya cuci kering pakai, tetapi saat ini sudah menggunakan sistem vacum. Kami juga rutin melakukan Quality Control (QC) baik internal maupun eksternal. Untuk internal Quality Control dilakukan ke masing-masing tenaga medis. Sementara untuk eksternal dilakukan melalui pemantapan mutu," katanya.
Menurut dr Izzuki, jika melihat keberadaan laboratorium rumah sakit swasta tentunya pengadaan fasilitas ini sangatlah mahal. Tetapi RSUD Waluyo Jati sebagai rumah sakit pemerintah difasilitasi secara baik ditunjang dengan SDM yang profesional serta support pendanaan dari Direktur RSUD Waluyo Jati, dr Endang Astuti.
"Dukungan dana inilah membuat kami bisa melakukan pemantapan mutu. Dalam memberikan pelayanan kami juga menggunakan standard internasional sehingga hasilnya bisa terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah," jelasnya.
Namun Izzuki mengaku, tidak boleh percaya 100% penggunaan alat. Oleh karena itu, pemeriksaan kadang kala juga dilakukan secara manual. "Sebelum dikeluarkan, biasanya kami lakukan verifikasi terlebih dulu. Sehingga hasilnya benar-benar akurat dan dapat dipercaya," terangnya.
Selain pengembangan fisik, ke depan juga akan dilakukan pengembangan pelayanan berupa Laboratorium Informasi Sistem (LIS) yang terhubung dengan Sistem Informasi Rumah Sakit. Selama ini masih menggunakan sistem manual yang rentan salah. "Instalasi sudah siap, rencananya sebelum 30 September sudah bisa difungsikan," tegasnya.
Di samping itu ada update hematologi sebanyak tiga alat. "Untuk Tapal Kuda, kami berani bersaing karena alat sudah baik dan terkalibrasi. Serta pemeriksaan urine melalui Sediment Urine yang satu-satunya di daerah Tapal Kuda," tambahnya.
Izzuki menegaskan, pengembangan ini dilakukan untuk mengikuti perkembangan jaman. Sehingga mau tidak mau harus didudukung demi kebutuhan pasien sehingga bisa lebih jeli dan hasilnya lebih valid. Sebab pihak laboratorium bisa menentukan diagnosis kesehatan pasien.
"Kami berharap ke depan medical check up bisa melayani selain pasien rumah sakit. Seperti karyawan perusahaan dan pegawai. Hal ini tentunya sangat menjanjikan. Sebab laboratorium harus mampu menjawab tantangan jaman. Oleh karena itu fasilitasnya harus lebih memadai lagi," pungkasnya. (Dimz)
Senin, 10 Oktober 2016
KRAKSAAN – Instalasi Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan terus berbenah dan melakukan sejumlah inovasi demi perbaikan pelayanan kepada masyarakat dan keakuratan hasil yang diberikan. Sehingga kondisi saat ini sudah jauh berbeda dari sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan, dr Izzuki Muhashonah. Menurutnya, perbedaan itu bisa dilihat dari jenis pemeriksaan yang semakin bertambah. Termasuk pelayanan CD4 untuk terapi pasien HIV/AIDS.
"Dulu penampung darah biasanya cuci kering pakai, tetapi saat ini sudah menggunakan sistem vacum. Kami juga rutin melakukan Quality Control (QC) baik internal maupun eksternal. Untuk internal Quality Control dilakukan ke masing-masing tenaga medis. Sementara untuk eksternal dilakukan melalui pemantapan mutu," katanya.
Menurut dr Izzuki, jika melihat keberadaan laboratorium rumah sakit swasta tentunya pengadaan fasilitas ini sangatlah mahal. Tetapi RSUD Waluyo Jati sebagai rumah sakit pemerintah difasilitasi secara baik ditunjang dengan SDM yang profesional serta support pendanaan dari Direktur RSUD Waluyo Jati, dr Endang Astuti.
"Dukungan dana inilah membuat kami bisa melakukan pemantapan mutu. Dalam memberikan pelayanan kami juga menggunakan standard internasional sehingga hasilnya bisa terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah," jelasnya.
Namun Izzuki mengaku, tidak boleh percaya 100% penggunaan alat. Oleh karena itu, pemeriksaan kadang kala juga dilakukan secara manual. "Sebelum dikeluarkan, biasanya kami lakukan verifikasi terlebih dulu. Sehingga hasilnya benar-benar akurat dan dapat dipercaya," terangnya.
Selain pengembangan fisik, ke depan juga akan dilakukan pengembangan pelayanan berupa Laboratorium Informasi Sistem (LIS) yang terhubung dengan Sistem Informasi Rumah Sakit. Selama ini masih menggunakan sistem manual yang rentan salah. "Instalasi sudah siap, rencananya sebelum 30 September sudah bisa difungsikan," tegasnya.
Di samping itu ada update hematologi sebanyak tiga alat. "Untuk Tapal Kuda, kami berani bersaing karena alat sudah baik dan terkalibrasi. Serta pemeriksaan urine melalui Sediment Urine yang satu-satunya di daerah Tapal Kuda," tambahnya.
Izzuki menegaskan, pengembangan ini dilakukan untuk mengikuti perkembangan jaman. Sehingga mau tidak mau harus didudukung demi kebutuhan pasien sehingga bisa lebih jeli dan hasilnya lebih valid. Sebab pihak laboratorium bisa menentukan diagnosis kesehatan pasien.
"Kami berharap ke depan medical check up bisa melayani selain pasien rumah sakit. Seperti karyawan perusahaan dan pegawai. Hal ini tentunya sangat menjanjikan. Sebab laboratorium harus mampu menjawab tantangan jaman. Oleh karena itu fasilitasnya harus lebih memadai lagi," pungkasnya. (Dimz)
Demikianlah Artikel Laboratorium RSUD Waluyo Jati Terus Berbenah
Sekianlah artikel Laboratorium RSUD Waluyo Jati Terus Berbenah kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Laboratorium RSUD Waluyo Jati Terus Berbenah dengan alamat link https://1001berita1001.blogspot.com/2016/10/laboratorium-rsud-waluyo-jati-terus.html